Artikel 18 Mei 2008 Pisah dari Teknologi Bikin Stres dan Kecemasan AkutNew Jersey - Penduduk Amerika Serikat (AS) begitu
kecanduan dengan teknologi. Hal ini mengakibatkan mereka merasa cemas,
bahkan dilanda stres jika harus terpisah dari bermacam teknologi masa
kini.
Hal itu terungkap dalam laporan survei lembaga pengamat
software AS, SRG. Sebanyak 68 persen responden menyatakan menderita
rasa cemas ketika terpisah dari perangkat teknologi. Bahkan 27 persen
di antaranya mengaku dilanda kecemasan akut.
Temuan dari studi ini diantaranya:
- 83 % pemakai ponsel membawa ponsel ke manapun mereka pergi
- 63 % menyukai status sebagai orang yang bisa dihubungi di mana saja
- 63 % pemakai BlackBerry menggunakan perangkat mereka di kamar mandi
- 37 % persen pemakai laptop mengutak atik perangkatnya di tempat tidur secara rutin
Alasan utama mengapa ketergantungan akan teknologi makin melonjak yaitu:
- Keamanan: 79 % responden setuju situasi keamanan makin rentan sehingga dibutuhkan perangkat teknologi
- Informasi: Orang-orang merasa ketinggalan informasi jika tak terkoneksi dengan internet
- Kehidupan
sosial: Khususnya bagi kaum muda, mereka merasa ketinggalan kereta dari
teman sebaya jika tak punya akun di Facebook atau MySpace.
- Alat bantu: Orang menyimpan banyak data di handset sehingga hampir mustahil untuk hidup tanpanya
Data
laporan ini disusun dalam periode bulan Oktober 2006 sampai Februari
2008. Sebanyak 5000-an responden dilibatkan dengan umur 12 tahun ke
atas. Dikutip detikINET dari Cellularnews, Jumat (14/3/2008), sampel yang diikutsertakan dalam studi dinyatakan mewakili keseluruhan populasi AS. |